BONE BOLANGO - Sebanyak 113 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Suwawa di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017.
Hal ini disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Suwawa, Pitri Deu lewat pesan di akun media sosial (Medsos) facebook ketika dihubungi, Selasa (2/5).
Pitri Deu mengatakan siswa-siswi peserta UNBK SMP Negeri 1 Suwawa yang berjumlah 113 peserta itu, terdiri dari peserta laki-laki sebanyak 54 orang dan peserta perempuan sebanyak 59 orang.”UNBK tahun ini, merupakan baru pertama kalinya dilaksanakan di SMP Negeri 1 Suwawa,”ujarnya dan menargetkan pada pelaksanaan UNBK ini, seluruh siswanya lulus 100 %.
Untuk mata pelajaran yang diujikan dalam UNBK ini, lanjut Pitri Deu meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.”Karena minimnya sarana dan prasarana, terutama perangkat computer dan tidak adanya ruang laboratorium computer, maka kita gunakan 1 bilik laboratorium bahasa dan kita buat 3 sesi untuk pelaksanaan UNBK tersebut,”jelas Pitri Deu yang juga mantan Ketua TP. PKK Kecamatan Pinogu ini.
Pitri Deu menilai bahwa pelaksanaan UNBK seperti ini merupakan hal yang sangat baik dan lebih efektif dan efisien dibanding ujian nasional konvensional yang selama ini dilaksanakan. Pasalnya, pada UNBK ini peserta ujian tidak bisa lagi curang atau menyontek. Begitu pun guru yang ingin membantu siswanya maupun membocorkan soal tidak bisa lagi.
Disisi lain, Pitri Deu menuturkan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan UNBK tersebut, terutama kendala sarana prasarana yang belum memadai. Namun demikian, Pitri Deu mendukung sepenuhnya pelaksanaan UNBK itu, bahkan kedepannya UNBK ini dapat dilanjutkan dan diteruskan.
Pitri berharap kedepannya agar pelaksanaan UNBK ini tidak ada kendala lagi, kiranya fasilitas di SMP Negeri 1 Suwawa yang saat ini masih kekurangan computer, servernya masih kurang, gedung laboratorium computer tidak ada, itu bisa diadakan. Karena mengingat saat ini untuk pelaksanaan UNBK hanya menggunakan laboratorium bahasa.
“Saya berharap kedepannya SMP Negeri 1 Suwawa itu bisa beroleh bantuan sarana prasarana penunjang pelaksanaan UNBK berupa computer 10 unit dan servernya 1 unit, serta gedung laboratorium computer. Sehingga benar-benar standar pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 1 Suwawa dapat memenuhi standar sebagaimana yang diatur dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UNBK,”pungkasnya. (Hms/Kadir)