Bone Bolango - Pelaksana harian (Plh) Sekda Bone Bolango Taufik Sidiki, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika telah menyebabkan sekitar 190 ribu orang di dunia mati sia-sia setiap tahunnya.

“Narkotika juga secara nyata dapat memicu kejahatan lainnya, seperti pencurian, pemerkosaan, dan pembunuhan,” tegas Taufik Sidiki saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 tingkat Kabupaten Bone Bolango, yang di awali kegiatan jalan sehat yang mengambil start di Center Point Bone Bolango dan finish di Danau Perintis, Jumat (14/7).

Selain itu, kata Taufik Sidiki yang juga selaku Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Bone Bolango, bahwa perdagangan dan peredaran gelap narkotika disinyalir juga menjadi salah satu sumber pendapatan untuk mendukung operasi tindakan terorisme.

Situasi yang sangat mengkhawatirkan ini menjadi masalah dunia yang sangat mendesak untuk segera diatasi bersama.

Di Indonesia, tambah Taufik Sidiki, Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa Indonesia berada pada kondisi darurat narkoba.

Pernyataan ini tak hanya sekadar slogan semata, tapi nyata bahwa Indonesia saat ini bukan sekedar tempat transit, tetapi sudah menjadi pasar narkotika terbesar di Asia.

Lebih daripada itu, penyalahgunaan narkotika di Indonesia telah menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat, baik dari segi umur, pendidikan, strata sosial ekonomi, profesi maupun level jabatan, dan bahkan peredaran narkotika telah merata di seluruh wilayah Indonesia.

Karena itu, sebagai bentuk tanggap darurat narkoba, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama BNNK Bone Bolango sebagai lembaga yang dikedepankan dalam penanganan permasalahan narkotika dan prekursor narkotika di daerah ini, pada tahun 2017 telah menjalankan program-program pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Hal ini dilakukan guna menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika, khususnya di kelompok anak-anak, remaja, pelajar, dan mahasiswa yang merupakan generasi penerus bangsa.

Sementara itu, pantauan di lokasi peringatan HANI tahun 2017 tingkat Kabupaten Bone Bolango yang diawali dengan jalan sehat ini, dilepas secara resmi Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol, Oneng Subroto.

Jalan sehat ini diikuti oleh Plh Sekda Taufik Sidiki, Kapolres Bone Bolango AKBP Robin Lumban Raja bersama jajarannya, Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya bersama jajarannya, dan pejabat serta seluruh aparat ASN dan tenaga honor di lingkungan Pemkab Bone Bolango. (Humas/Kadir)