BONEBOL - Sejumlah 20 pejabat Eselon III (Pejabat Administrator) mulai mengikuti seleksi terbuka (open bidding) untuk bersaing menduduki posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di 4 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) tahun 2018, di Hotel Grand Q Gorontalo, Rabu (17/10).
Menariknya, dari 20 Pejabat Administrator yang mengikuti seleksi JPT Pratama itu, 2 orang diantaranya Pejabat Administrator dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.
Sementara, empat JPT Pratama yang diperebutkan itu, diantaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP), Kepala Dinas Pangan, dan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).
Wakil Bupati Kabupaten Bone Bolango Mohamad Kilat Wartabone yang didampingi Sekda Ishak Ntoma, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Rauf A. Hatu, dan anggota Pansel Ibrahim Ahmad saat memberikan sambutan pada pembukaan seleksi terbuka calon pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut mengingatkan, bahwa seleksi terbuka JPT merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2015 dan Permenpan dan RB Nomor 13 tahun 2014.
Dimana menurutnya, untuk pengangkatan JPT Pratama harus melalui uji kompetensi pada seleksi terbuka. Terlepas dari asas taat hukum, seleksi terbuka ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam membangun struktur sumber daya aparatur yang mempunyai kompetensi, kualifikasi, berintegritas dan tranparansi.
Kilat mengungkapkan, seleksi terbuka seperti ini merupakan tahapan penting menuju good and clean goverment. Dalam rangka untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan lebih baik.”Tenaga dan pikiran Pegawai Negeri Sipil sangat dibutuhkan dalam menciptakan hal-hal kreatif untuk kemajuan Bonebol Cemerlang,”ujarnya.
Wabup menambahkan, Kabupaten Bone Bolango membutuhkan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan masyarakat untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan.
“Rotasi, mutasi ataupun promosi suatu jabatan merupakan bagian dinamisasi, proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi, akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Dengan demikian hendaknya hal ini dapat kita lihat dan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal yang biasa saja,”urai Kilat Wartabone.
Kilat melanjutkan, struktur organisasi perangkat daerah yang memiliki berbagai keunggulan dan keutamaan. Apabila tidak diisi dengan personil-personil yang loyal, loyal, loyal, profesional dan memiliki kompetensi, maka hal ini akan menimbulkan berbagai permasalahan yang bersifat teknis.
Untuk itu, Wabup berharap para pejabat struktural yang mengikuti seleksi terbuka itu, hendaknya benar-benar mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya, penuh keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Selamat mengikuti seleksi dengan baik. Pesan saya, jangan dengarkan komentar miring di luar sana. Apapun yang terjadi yang kita pegang nantinya adalah aturan, hukum dan hasil akhir dari seleksi terbuka ini,”pungkas Kilat. (AKP)