BONEBOL – Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou menyerahkan bantuan dua unit viar roda tiga untuk mengatasi persampahan di wilayah Kecamatan Tapa dan Kecamatan Bulango Selatan.
Bantuan kenderaan roda tiga Viar tersebut, diserahkan Bupati Hamim Pou kepada pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Talumopatu Kecamatan Tapa dan pengurus Tempat Pembuangan Sampah Sementara Reduce, Reuse dan Recycle (kurangi, pakai ulang dan daur ulang) atau TPS 3R Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Cemerlang Kecamatan Bulango Selatan, di BPU Tapa, Selasa (16/10).
Bupati Hamim Pou berharap dengan diberikannya bantuan kenderaan roda tiga viar tersebut, persoalan kebersihan sampah di kedua wilayah itu bisa teratasi. Apalagi kebersihan di Pasar Kamis Tapa di Desa Talumopatu.
”Saya minta jaga kebersihan Pasar Kamis Tapa. Tahun depan penilaian piala Adipura tidak hanya di Kecamatan Suwawa dan Kabila. Tapi juga Kecamatan Tapa, Bulango Timur dan Bulango Selatan, juga akan masuk dalam kategori penilaian kebersihan untuk mempertahankan piala Adipura,”urai Hamim Pou.
Disisi lain, dirinya meminta agar bantuan kenderaan roda tiga Viar itu, dimanfaatkan dan digunakan dengan baik untuk kepentingan dalam mengatasi persampahan. Kemudian bantuan ini harus dijaga dan dirawat dengan baik.
”Jadi bapak dan ibu sudah diberikan bantuan Viar. Saya minta ini dimanfaatkan dengan baik, dijaga dan dirawat. Kemudian biaya operasionalnya jangan lagi minta ke pemerintah daerah maupun ke Bupati,”ujar Bupati Hamim Pou.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bonebol Hasan Limonu menjelaskan, tahun anggaran 2018 ini Pemkab Bonebol menerima bantuan 7 unit kenderaan roda tiga Viar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bantuan Viar roda tiga ini, akan diperuntukkan kepada masyarakat yang bergerak di bidang persampahan.
”Jadi mereka kelompok masyarakat yang bergerak di bidang persampahan, itu yang akan mendapatkan bantuan Viar roda tiga tersebut. Seperti di TPS 3R KSM Cemerlang Kecamatan Bulango Selatan yang memang mereka sudah lama bergerak di bidang persampahan, dan BUMDes Talumopatu yang mengelola Pasar Kamis Tapa, karena volume persampahan di pasar tersebut terlalu banyak,”jelas Hasan Limonu. (AKP)