Bone Bolango - Bupati Bone Bolango Hamim Pou memimpin rapat pimpinan (Rapim) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) triwulan III tahun 2017, bertempat di ruang rapat Bupati, Senin (9/10).

Rapim yang dihadiri Ketua DPRD Bone Bolango Faisal Mohie, Sekda Ishak Ntoma, Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Camat, Tim Tepra, dan Tim Kerja Bupati itu, untuk mengevaluasi dan membahas laporan progres capaian pembangunan dan penyerapan anggaran APBD Kabupaten Bone Bolango tahun 2017.

Pantauan di lokasi, saat itu Bupati Hamim Pou langsung menanyakan kepada beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bone Bolango yang penyerapan dan realisasi anggarannya masih rendah.

“Ada apa? Kenapa sudah disampaikan berulang-ulang kali, tapi progresnya lambat sekali dan tidak pernah tercapai,” tanya Bupati Hamim Pou kepada beberapa pimpinan OPD yang penyerapan dan realisasi anggarannya masih merah atau
rendah.

Menurut Bupati, dirinya sudah menyampaikan berulang-ulang kali pada evaluasi sebelumnya, agar seluruh OPD bisa seriusi urusan penyerapan dan realisasi anggaran di setiap OPD, tapi ternyata pada evaluasi kali ini masih ada juga OPD yang penyerapan dan anggarannya masih rendah.

Karena itu, Bupati Hamim Pou menegaskan kepada seluruh OPD di dalam pelaksanaan anggaran agar dilakukan dengan memperhatikan tahapan sesuai perencanaan dengan tetap menjaga mutu output yang baik dan berkualitas. ”Perbaiki terus pekerjaan dan bekerjalah dengan cepat dan berkoordinasilah dengan baik antar OPD, namun tetap mengedepankan mekanisme kehati-hatian. Selalu berhati-hati sangat diperlukan oleh kita semua,” harap Bupati Hamim Pou.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Bone Bolango, Lukman A Daud menjelaskan bahwa anggaran belanja langsung yang dikelola oleh semua OPD sampai akhir triwulan III telah mencapai 56,67 persen. “Khusus progres Dana Desa anggaran tahap I (60 persen) telah terealisasi 100 persen dan untuk tahap II (40 persen) telah terealisasi sejumlah 33,50 persen. Khusus Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD sampai dengan akhir triwulan III telah mencapai 67,16 persen,” jelasnya.

Lukman menambahkan untuk progres pengadaan barang/jasa strategis melalui Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa dari 80 paket, tiga paket belum proses lelang, dua paket yang sementara lelang dan 75 paket yang telah selesai
proses lelang.

Sementara itu, untuk laporan proses dan tahapan capaian penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dilaporkan Kepala Seksi Anggaran pada Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Bone Bolango, Arief Wijaya, dimana progresnya 

sementara berjalan baik dengan tetap membutuhkan dukungan dari semua OPD pengelola yang ada. (Hms/Kadir/Sof)