BONEBOL – Festival Tumbilatohe (malam pasang lampu) yang merupakan tradisi Gorontalo pada tiga malam di penghujung bulan Ramadan atau mulai malam 27-29 Ramadan dengan menyalakan lampu-lampu tradisional, di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) akan dipusatkan di obyek wisata Danau Perintis di Kecamatan Suwawa.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparek) Kabupaten Bonebol, Aznan Nadjamuddin mengatakan, tahun ini sesuai dengan hasil rapat dengan Bupati Bonebol Hamim Pou, bahwa untuk persiapan Tumbilatohe, itu desainnya, arkus, dan sebagainya diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kerjasama dengan Bagian Kesra Setda Kabupaten Bonebol.
“Disparek Bonebol sendiri mengambil bagian pada festivalnya, yakni untuk festival Tumbilatohe-nya,”kata Aznan Nadjamuddin dan menjelaskan untuk festival Tumbilatohe di Bonebol, itu akan dipusatkan di obyek wisata Danau Perintis Suwawa.
Namun demikian, Aznan melanjutkan, untuk Tumbilatohe ini sebagaimana harapan Bupati Hamim Pou, juga kemeriahannya sampai di wilayah kecamatan. Hanya saja, mungkin terkendala di persediaan minyak tanah.
Dia menyebutkan, Bonebol hanya mendapatkan bantuan subsidi dari Pemprov Gorontalo, itu hanya dua drum minyak tanah. Itupun sudah ditentukan lokasinya penggunaan minyak tanah tersebut. Sedangkan untuk pengadaan minyak tanah di Bonebol, itu hanya dianggarkan untuk kebutuhan Tumbilatohe yang akan dilombakan, yakni di Danau Perintis.
Selain itu, sebagian di halaman Kantor Disparek Bonebol, tapi lebih utama di Danau Perintis.“Maunya pak Bupati, untuk Tumbilatohe ini, jangan di dominasi oleh lampu hias atau lampu listrik. Karena Tumbilatohe, itu berarti lampu yang dipasang lampu tradisional pakai minyak tanah,”ujar Aznan Nadjamuddin, Jumat (25/5).
Aznan menambahkan, sejauh ini persiapan yang dilakukan dalam rangka menyambut malam pasang lampu Tumbilatohe di Bonebol, diantaranya saat ini dalam tahap pembuatan desainnya, terutama desain untuk festival Tumbilatohe di Danau Perintis seperti apa modelnya.
“Insya Allah awal Juni 2018 nanti, mulai ada pekerjaan untuk pemasangan rangka-rangka dari festival Tumbilatohe di Danau Perintis. Yang jelas Danau Perintis akan kita hias dengan ribuan botol lampu tradisional,”sebut mantan Kadis Perhubungan Bonebol ini.
Kabid Pemasaran dan Promosi, Sukriyanto Katili menambahkan, untuk kegiatan festival Tumbilatohe tahun 2018, itu akan dilombakan di masing-masing kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.”Penyampaian dari Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo sendiri, untuk jatah minyak tanah yang akan didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota untuk menunjang festival Tumbilatohe, itu sebanyak dua drum atau 400 liter,”ujar Sukriyanto Katili.
Kemudian, lanjut dia, jenis yang dilombakan selain lomba untuk pasang lampu atau Tumbilatohe, yang menjadi salah satu penilaian juga adalah semaraknya daripada festival Tumbilatohe. Ada semacam kegiatan yang mengisi pada saat pemasangan itu, seperti atraksi-atraksi yang dimainkan.
”Jadi yang dilombakan bukan hanya festival lampunya saja, tapi ada kegiatan yang dilaksanakan, seperti lomba bedug atau atraksi-atraksi lainnya,”pungkas Sukriyanto Katili. (Hms/Kadir)