BONEBOL – Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou menyatakan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) maupun pelatihan pengelolaan keuangan menjadi suatu keharusan bagi setiap Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) dan bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Bonebol Hamim Pou pada pembukaan bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan keuangan daerah bagi PPK dan bendahara OPD se-Kabupaten Bone Bolango tahun 2018, di Harris Hotel, Tebet, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/2).
Hamim mengatakan kenapa Bimtek pengelolaan keuangan ini perlu dilaksanakan karena selalu ada hal yang berubah dan baru yang membutuhkan pemahaman dan kemampuan kita semua, terutama bagi para PPK dan bendahara.
Karena itu, Bimtek maupun pelatihan seperti ini menjadi suatu keharusan untuk kita semua dalam rangka mengupdate kemampuan dan keterampilan, terlebih dalam pengelolaan keuangan. Makanya, PPK dan bendahara di Bonebol harus ditingkatkan kemampuan dan keterampilannya.
Tidak boleh gagap teknologi (Gaptek) harus bisa menguasai dan mengerti menggunakan teknologi untuk pengelolan keuangan.”Jadi semua harus menjadi PPK dan bendahara zaman now yang menguasai dan melek menggunakan teknologi,”ujar Hamim Pou.
Apalagi tahun ini, kata Hamim Pou, Pemkab Bonebol telah resmi menerapkan semua transaksinya, melalui transaksi non tunai.”Jadi tidak ada lagi paradigma bendahara bawa uang kesana-kemari,”tukas Hamim.
Dengan transaksi non tunai, kata Hamim, semua menjadi aman dan tenang. Ini juga akan membuat para bendahara tenang, karena semua honor, gaji, tunjangan langsung masuk ke rekening masing-masing yang menerima, termasuk uang perjalanan dinas.
“Dengan diterapkannya transaksi non tunai ini, tidak ada lagi yang disembunyikan. Karena salah satu ciri pemerintahan yang baik itu adalah transparansi, tata kelola, keterbukaan menjadi satu keharusan,”jelasnya.
Karena itu, Hamim meminta kepada aparaturnya, terutama para PPK dan bendahara untuk tidak membuat sesuatu yang aneh-aneh. Tidak boleh melakukan korupsi, mark up, manipulasi pemanfaatan maupun pengelolaan keuangan.”Saya harap tidak ada lagi pegawai Bone Bolango yang terlibat hal-hal yang aneh-aneh,”tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Kabupaten Bone Bolango, Jusni Bolilio, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek pengelolaan keuangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para pengelola keuangan SKPD dalam hal ini PPK, bendahara pengeluaran, bendahara pengeluaran pembantu, dan staf pemeriksa atas tugas dan tanggung jawab mereka.
Terlebih dalam rangka menciptakan pengelolaan keuangan daerah berbasis akrual dan implementasi transaksi non tunai yang akuntabel dan transparan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Bone Bolango secara umum.
Selain itu, untuk mempersiapkan sumber daya aparatur pengelola keuangan yang memiliki kompetensi yang unggul dalam melaksanakan tugas kebendaharaan pada masing-masing satuan kerja.
Ditambahkannya, kegiatan Bimtek ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bekerjasama dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, BPKP Pusat Jakarta, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Bank SulutGo.“Pelaksanaan Bimtek ini dilaksanakan di Harris Hotel Tebet, Kota Jakarta, Provinsi DKI Jakarta selama lima hari, dari tanggal 11-15 Februari 2018,”jelasnya.
Jusni menambahkan pula, bahwa materi Bimtek meliputi pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Syarifuddin, Implementasi Transaksi Non Tunai oleh Kasubdit Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri RI Ira Hayatunnisma.
Selanjutnya, Implementasi Transaksi Non Tunai di Pemerintah Daerah oleh Kabid Pembinaan Keuangan BPKD Provinsi DKI Jakarta Lusiana Herawati, sosialisasi Kasda online versi 2.0 oleh Bank Sulutgo Femy Mamuaya, pengelolaan keuangan daerah (penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban) oleh BPKP, dan simulasi aplikasi Simda Keuangan oleh BPKP. (Hms/Kadir)