BONEBOL – Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou mengingatkan kepada para pekerja sektor informal untuk tetap mengutamakan keselamatan diri saat melaksanakan pekerjaan, meski sudah terlindungi dengan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya minta dan mengingatkan bapak dan ibu untuk tetap mengutamakan keselamatan diri. Tetap jaga keselamatan. Keselamatan nomor satu,”ujar Bupati Hamim Pou pada penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.402 warga pekerja sektor informal se Tapa-Bulango cs, di BPU Tapa, Selasa (16/10).
Bupati yang didampingi Ketua TP. PKK Bonebol Lolly Hamim Pou mengatakan, program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan sangat berguna dan bermanfaat, terutama kepada pekerja sektor informal ketika terjadi resiko kecelakaan kerja bahkan terjadi resiko meninggal dunia.
Karena itu, dirinya menginginkan semua warga Bonebol yang bekerja di sektor informal itu bisa tercover dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Sebab ketika terjadi resiko kecelakaan kerja dan membutuhkan perawatan rumah sakit, maka BPJS Ketenagakerjaan yang akan membiayai 100 %.
Begitu juga, bila terjadi resiko meninggal dunia karena kecelakaan kerja, maka ahli warisnya akan menerima santunan sekitar Rp55,8 juta, dan bila meninggal dunia bukan karena resiko kecelakaan kerja ahli warisnya akan mendapatkan santunan sebesar Rp24 juta.
Hamim menambahkan, tahun ini Pemkab Bonebol menanggulangi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 8.250 orang pekerja sektor informal di seluruh Bonebol.”Saya tahu masih banyak pekerja sektor informal lainnya yang belum tercover. Karena itu, tahun depan kami akan siapkan lebih kurang 20 ribu orang penerima kartu jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,”tandasnya.
Sebelumnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Teguh Setiawan mengungkapkan, program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah pusat. Di Bonebol kita patut bersyukur punya Bupati yang begitu perhatian dan peduli dengan melindungi rakyatnya, khususnya pekerja sektor informal melalui program bantuan kartu jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
“Tidak semua daerah memiliki Bupati maupun pimpinan daerah yang peduli dan perhatian seperti pak Bupati Hamim Pou yang melindungi rakyatnya yang bekerja di sektor informal lewat program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,”ungkap Teguh Setiawan.
Betapa tidak, tahun 2018 ini Bupati Bonebol Hamim Pou sudah mengalokasikan anggaran lewat APBD untuk pembiayaan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada 8.250 orang pekerja sektor informal. Olehnya itu, pihaknya sangat mengapresiasi program dan kebijakan dari Bupati Hamim Pou itu.
Pada prinsipnya, lanjut Teguh Setiawan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo berharap program ini bisa membantu para pekerja di sektor informal. Karena salah satu manfaatnya untuk meningkatkan derajat hidup sekaligus untuk meningkatkan taraf kesejahteraan dari masyarakat.
Ketika meninggal dunia, maka ahli warisnya akan mendapatkan santunan Rp24 juta. Santunan itu, bisa berguna untuk pendidikan anak dan menyambung biaya hidup dalam waktu tertentu. Apalagi ketika terjadi kecelakaan kerja dan masuk rumah sakit itu dijamin 100 % oleh program BPJS Ketenagakerjaan.
Begitu juga, jika meninggal dalam posisi sedang bekerja juga ada perlindungannya maupun santunannya.”Jadi sangat luar biasa sekali Bonebol dipimpin oleh seorang Bupati Hamim Pou yang begitu peduli kepada rakyatnya,”ucap Teguh Setiawan. (AKP)