BONEBOL – Suasana haru mewarnai dan menghiasi kegiatan gerakan massal 1.000 anak membasuh kaki ibunya yang dilaksanakan Komunitas Anak Menguncang Langit (KAML) Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Provinsi Gorontalo, dan dihadiri tokoh nasional Rachmat Gobel, di lapangan Kantor Kecamatan Kabila Bone, Minggu (13/5).
Isak tangis dan cucuran air mata para ibu maupun anak tak henti-hentinya mewarnai kegiatan tersebut. Bahkan Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang hadir pada kesempatan itu, ikut terharu dan tak mampu menahan air matanya.
Bupati Hamim Pou mengatakan, kita patut bersyukur dalam menyongsong bulan suci Ramadhan 1439 H/2018 ada 1.000 anak di Bonebol, khususnya di wilayah Bone Pesisir membasuh kaki ibunya.”Ini sesuatu yang luar biasa. Insya Allah menjadi berkat dan rahmat bagi daerah ini,”kata Hamim Pou.
Hamim mengungkap, sebagai pribadi dan tentu kita semua. Kita tentu memiliki orang tua, punya ayah dan ibu. Mungkin selama ini tidak sempat membasuh dan mencuci kaki ibu sebagai salah satu bakti kita kepada orang tua.
Sebagai anak yatim piatu, kata Hamim, dia merasa sangat sedih sekali mengingat ibu maupun ayahnya.”Tadi saya melihat anak-anak kecil umur 6-7 tahun sedang membasuh ibunya, saya menangis karena ingat saya tidak sempat melakukan hal yang sama kepada ibu,”ujar Hamim dengan mata berkaca-kaca.
Menurutnya, justru anak-anak ini memiliki kesempatan untuk itu. Anak-anak disini punya kesempatan membasuh kaki ibunya. Apalagi ibu-ibunya juga tadi ada yang bicara sambil menangis dan mengatakan kepada anaknya. Dulu ibu masih hidup tidak sempat dan tidak pernah mencuci atau membasuh kaki ibunya.
Namun sekarang kesempatan itu, tidak pada ibu tersebut, tapi kepada anaknya. Ibu-ibu ini punya kesempatan pada anaknya, dimana anaknya masih sempat membasuh kaki ibunya.
Mudah-mudahan kegiatan gerakan massal 1.000 anak membasuh kaki ibunya ini menjadi berkah, rahmat, dan menjadi bakti anak-anak selamat di dunia dan di akhirat. Karirnya bagus, sekolahnya bagus, akhlaknya bagus, moralnya bagus.
”Kalau kita punya anak-anak yang bagus moralnya dan akhlaknya, di tambah lagi SDM yang bagus tentu ini menjadi kekuatan kita membangun daerah ini, membangun bangsa Indonesia,”urai Hamim.
Hamim pun berjanji, nantinya kegiatan ini akan ditradisikan. Kita mulai dari wilayah Bone Pesisir, setelah itu kita akan lanjutkan ke kecamatan lainnya di Bonebol. Bahkan jika memungkinkan diluar jabatannya sebagai kepala daerah maupun Bupati Bonebol, Hamim Pou berencana akan buat kegiatan yang serupa di kabupaten/kota lainnya yang ada di Provinsi Gorontalo.
“Mudah-mudahan ini, kami akan lakukan di kecamatan atau daerah-daerah yang ada di Provinsi Gorontalo,”papar Hamim Pou.
Dia juga berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya yang ada di Provinsi Gorontalo dan pada umunya di Indonesia. Tentu kita tidak mengklaim ini sesuatu yang baru, tapi kalau pun ini sesuatu yang baru di Provinsi Gorontalo, mudah-mudahan ini bisa memberikan inspirasi ke anak-anak muda yang lain, bahwa mereka punya kesempatan karena masih memiliki orang tua.
“Ridho Allah itu tergantung ridho orang tua. Kalau orang tua tidak ridho, Allah juga pasti tidak akan ridho. Apalagi dalam hadits Nabi Muhammad SAW menyatakan Al-Jannatu Tahta Aqdamil Ummahat, yang artinya surga di bawah telapak kaki ibu,”tutup Hamim. (Hms/Kadir)