BONE BOLANGO – Hebat dan luar biasa. Meski baru seminggu berjualan kopi keliling Ramli Dengo pemuda asal Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango sudah bisa menghasilkan omset sekitar Rp500 ribu bahkan hingga mencapai Rp1 juta setiap harinya.
Dengan menggunakan becak motor (bentor) yang sudah disulap seperti gerobak, Ramli Dengo setiap harinya berkeliling menjual kopi Pinogu dengan cita rasa yang khas. Menggunakan peralatan yang terbilang masih sederhana, Ramli mampu membuat racikan kopi yang disebut Kopi Lo Pobu (Pondok Bulango) artinya Kopi dari Pondok Bulango.
Bahkan Kopi Lo Pobu buatan Ramli Dengo ini, cita rasanya tidak kalah dengan yang dijual di Warung Kopi (Warkop) yang sudah maju pesat.
Saat ditanya alasannya menjual kopi keliling, Ramli mengatakan karena di Gorontalo sudah banyak yang menjual kopi di warung-warung kopi. Olehnya itu dia lebih memilih jualan keliling.”Jualan kopi keliling seperti ini, belum ada di Gorontalo, makanya saya coba,”ujarnya dan menambahkan sebenarnya dia sudah sekitar 2 tahun berprofesi sebagai penjual kopi di warung kopi. Namun sudah seminggu ini beralih berjualan kopi keliling, terutama di perkantoran pemerintahan dan juga kampus.
Sistem saya menjual adalah outdoor (di luar rumah). Dan saya menjualnya untuk kalangan yang di bawah bahkan juga kalangan yang di atas.”Alhamdulillah dalam seminggu berjualan kopi keliling ini dengan dua cita rasa yakni kopi susu dan kopi pahit dengan harga perporsinya Rp7.000, tiap harinya saya memperoleh omset sekitar Rp500 ribu bahkan hingga mencapai Rp1 juta,”ujarnya saat diwawancarai disela menjual kopinya di kompleks perkantoran Bupati, Rabu (13/9).
Meski begitu Ramli berharap dalam rangka pengembangan usahanya kedepan, kiranya bisa mendapatkan bantuan maupun tambahan modal dari pemerintah daerah.”Saya rencananya mau beli alat untuk peracik kopi yang lengkap dimana harganya satu setnya sekitar Rp5 jutaan,”tuturnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bone Bolango Bidang Pengembangan Produk Unggulan Daerah, Lan SK. Neu ketika dimintai tanggapannya mengaku salut dengan inovasi dan kreativitas dari Ramli Dengo tersebut. Kamu itu anak muda yang punya inovasi yang cemerlang. Inovasi seperti ini sangat jarang dilakukan oleh anak-anak muda sebaya kamu.
“Dengan inovasi seperti ini, kamu bisa meyakinkan kepada banyak orang bahwa kamu bukanlah pemuda pengangguran. Berinovasi seperti ini, itu akan mendatangkan income maupun pendapatan buat kita, daripada hanya duduk-duduk nongkrong bahkan cari masalah dengan orang lain,”ucap Lan SK. Neu.
Lan SK. Neu pun berharap usaha kopi keliling dari Ramli Dengo ini bisa berkembang menjadi lebih besar seperti yang ada di kota-kota besar lainnya.”Mulailah usaha dari hal yang kecil, Insya Allah suatu saat pasti akan berkembang menjadi besar,”ujarnya dan mengaku sangat salut dengan anak muda ini walaupun dengan peralatan yang seadanya dan masih terbilang sederhana, tapi racikan kopinya tidak kalah dengan yang dijual di Warung Kopi (Warkop) yang sudah maju pesat.
Bahkan mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Bone Bolango ini mengutarakan niatnya secara pribadi akan memberikan bantuan modal untuk mendukung pengembangan usaha penjualan kopi dari Ramli Dengo tersebut.
”Saya berpikiran kalau belum ada bantuan atau sambil menunggu bantuan modal mungkin pada tahun 2018 mendatang dari pemerintah daerah. Insya Allah secara pribadi saya bersedia untuk membantu pembelian kebutuhan peralatan yang belum lengkap yang akan digunakan untuk meracik kopi dari usaha kopi keliling anak muda ini,”ujarnya.
Lan SK. Neu pun berharap kepada mereka anak-anak muda di Bone Bolango, kiranya bisa mengikuti jejak dari Ramli Dengo tersebut.”Saya harapkan daripada anak-anak muda ini hanya nongkrong-nongkrong bahkan tidak tahu mau buat apa sampai tengah malam. Sebaiknya ikuti saja jejak dari anak muda ini. Walaupun usaha kecil-kecil, tapi sudah menghasilkan uang,”imbaunya.
Sekali lagi, sangat luar biasa inovasi dari pemuda asal Tapa ini dan saya salut. Tidak perlu malu. Namun demikian Lan berharap untuk pengembangan kedepan usaha kopi keliling tersebut, ia menyarankan agar desain tempatnya dibuat lebih bagus lagi, sehingga bisa menarik banyak orang.
”Orang akan tertarik kalau desain tempat usahanya bagus dan banyak hiasannya. Apalagi kalau peralatannya sudah lengkap pasti orang akan tertarik,”tandas Lan SK Neu sambil berharap kepada Ramli Dengo agar menjadi motivator bagi pemuda-pemuda lainnya di Kecamatan Tapa-Bulango, dan umumnya di Kabupaten Bone Bolango. (Hms/Kadir)