BONEBOL – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, melalui Asisten Deputi (Asdep) Kewirausahaan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Imam Gunawan, memberikan dukungan sepenuhnya terhadap inovasi maupun gagasan proyek perubahan (Proper) PIM II tahun 2018 LAN Jawa Barat dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bone Bolango Muhamad Yamin Abbas.
Menurutnya, inovasi proyek perubahan yang diusung oleh Kadispora Bonebol, yakni “Sinergitas Motivasi Prestasi Atlet bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo” dengan mengasuransikan para atlet lewat jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ketika terjadi resiko kecelakaan maupun cedera saat berlatih maupun bertanding, merupakan sesuatu yang sangat realistis dan perlu mendapatkan dukungan yang sebaik-baiknya.
“Saya senang sekali, karena apa yang dilakukan oleh Kadispora Bonebol saat ini merupakan sebuah upaya yang sangat baik sekali dalam peningkatan prestasi olahraga dengan menggunakan dukungan maupun jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,”ucap Imam Gunawan yang juga pelaku olahraga dan penggiat olahraga itu, baru-baru ini.
Ia menambahkan, salah satu diantara penentu prestasi olahraga itu adalah ketenangan jiwa, jaminan masa hidup, dan lain sebagainya. Dengan demikian para atlet itu bisa lebih konsen, fokus, dan lebih yakin dengan profesi yang diambilnya.”Kefokusan itulah akan memberikan dampak kepada keseriusan atlet. Dengan keseriusan atlet, maka akan memberikan dampak pada peningkatan prestasi,”ujar Imam Gunawan.
Olehnya itu, Asdep Imam Gunawan berharap, Proper dari Kadispora Bonebol kedepannya bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.”Saya yakin dan percaya inovasi Proper seperti ini akan mendapat dukungan dari pimpinan daerah,”pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Bonebol Muhamad Yamin Abbas menjelaskan, alasannya untuk mengasuransikan para atlet olahraga, karena melihat dari pengalaman dan kejadian sebelumnya. Dimana ada kejadian atlet mengalami resiko cedera. Sementara yang bersangkutan tidak memiliki jaminan maupun asuransi untuk melindungi keselamatannya.
“Olehnya itu, saya punya pemikiran, bahwa kedepan atlet dan bahkan pelatih di Bonebol, itu harus terjamin keselamatannya jika terjadi resiko mulai dari saat latihan hingga selesai latihan lewat BPJS Ketenagakerjaan,”jelas Yamin Abbas.(Dispora/AKP/KHR)