BONEBOL – Keberadaan para guru ngaji menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam rangka meningkatkan kualitas para kafilah maupun peserta dari setiap desa dan kelurahan dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), khususnya di tingkat kecamatan.
Hal tersebut diutarakan Camat Kabila, Udin Kuku, saat memberikan sambutan pada penutupan MTQ tingkat Kecamatan Kabila, di halaman Masjid Al-Mukhlishin Kelurahan Padengo Kecamatan Kabila, Sabtu (10/3) malam.
Udin Kuku mengatakan, pelaksanaan MTQ sebagai bahan evaluasi daripada guru ngaji yang dibiayai oleh Alokasi Dana Desa (ADD) di masing-masing desa dan kelurahan.”Lewat MTQ ini, kita bisa mengukur keberhasilan daripada guru ngaji dalam rangka membina masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan,”kata mantan Camat Tapa ini.
Dia menambahkan dengan diumumkannya hasil kejuaraan daripada pelaksanaan MTQ, kita bisa ketahui guru ngaji dari desa dan kelurahan mana yang sudah melaksanakan pembinaan keagamaan dengan baik. Begitu juga sebaliknya, desa dan kelurahan mana yang perlu dievaluasi, apa saja kekurangan daripada guru-guru ngaji tersebut.
Lebih lanjut, Udin Kuku menjelaskan, adapun tujuan pelaksanaan MTQ ini adalah untuk membina dan memberikan motivasi kepada peserta, khususnya anak-anak untuk bisa membaca Al-Quran secara baik dan bisa berprestasi dalam setiap ajang MTQ, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan di tingkat nasional.
“Insya Allah para peserta yang juara pada MTQ tingkat kecamatan ini, akan mewakili Kecamatan Kabila pada ajang MTQ tingkat Kabupaten Bone Bolango yang akan dilaksanakan pada tanggal 20-25 Maret 2018 mendatang,”jelas Udin Kuku. (Hms/Kadir)