BONEBOL – Survei kepuasan pelanggan PDAM Bone Bolango (Bonebol) yang dilakukan oleh tim konsultan dari PT. Wahana Duta Utama, merangkum mayoritas pelanggan PDAM Bonebol mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh PDAM Bonebol.
Berdasarkan Indeks Kepuasaan Pelanggan (IKP) secara menyeluruh, mulai dari jenis pelanggan rumah tangga, pelanggan sosial, pelanggan niaga, dan pelanggan instansi pemerintah, bahwa IKP PDAM Bonebol dengan mutu pelayanan B atau kinerja pelayanan publik kategori baik.
Bupati Bonebol Hamim Pou saat diwawancarai usai menghadiri pemaparan hasil survei IKP PDAM Bonebol di Kantor PDAM Bonebol, Senin (28/5) mengatakan, semua perusahaan apakah perusahaan terbuka maupun tertutup atau perusahaan yang beroriensi pelanggan harus menggunakan survei.
Survei ini untuk mengukur sejauh mana efektifitas jasa layanan PDAM Bonebol, mengukur fasilitas yang disediakan untuk memuaskan masyarakat, dan mengukur bagaimana kualitas kualitas air PDAM, termasuk kecepatannya, serta tarifnya.“Semua itu harus diukur oleh pihak yang independen,”kata Hamim.
Dengan pelaksanaan survei oleh PDAM Bonebol, ini memberi pesan bahwa PDAM Bonebol tidak perlu harus menunggu perusahaannya menjadi sangat besar, lalu melakukan atau membuat survei.“Skala kecil dengan 12 ribu pelanggan, mau mengukur sejauh mana capaiannya, ini menurut saya sesuatu yang positif untuk sebagai paduan untuk meningkatkan kinerja PDAM Bonebol di tahun-tahun yang akan datang,”ujar Hamim.
Sementara itu, Direktur PDAM Bonebol Yusar Laya menjelaskan bahwa survei IKP PDAM Bonebol yang baru pertama kalinya dilakukan itu melibatkan tim independen dari PT. Wahana Duta Utama.
“Survei ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan pelanggan. Karena kepuasaan pelanggan itu kan relatif, dan PDAM itu pasti ada kekurangannya. Misalnya jika musim kemarau air tidak ada, musim hujan air kabur. Olehnya itu, survei IKP ini kita coba lakukan,”jelas Yusar Laya.
Dia menambahkan, di Provinsi Gorontalo bahkan di Indonesia Timur, mungkin baru PDAM Bonebol yang melakukan survei dengan melibatkan tim maupun konsultan independen.
Menurutnya, di beberapa PDAM, seperti di PDAM Mojokerto itu ada survei kepuasan pelanggan, hanya dilakukan oleh intern PDAM itu sendiri. Nah kita mencoba survei langsung dilakukan oleh tim independen dan mereka itu sudah banyak berpengalaman bukan hanya di survei kepuasaan pelanggan, tapi juga di survei yang lain.
“Alhamdulillah hasil surveinya bagus dengan kategori baik atau B dan dalam hasil survei ini tidak ada rekayasa. Saya juga tidak pernah mengintervensi tim survei. Saya berharap ini bisa dilakukan oleh teman-teman PDAM lain di Gorontalo,”ujar Yusar Laya dan mengatakan survei IKP ini akan dilakukan setiap tahun, dalam rangka untuk mengukur kinerja PDAM Bonebol. (Hms/Kadir)