BONEBOL – Mulai tahun 2018 ini, Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) yang berlokasi di Kecamatan Bulango Timur akan beroperasi. Dengan beroperasinya RPH ini, maka seluruh proses pemotongan hewan, terutama sapi akan dikonsentrasikan di RPH tersebut.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Kabupaten Bonebol, Roswaty Agus didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Alwin Karim mengatakan, saat ini Kabupaten Bonebol sudah memiliki RPH yang berlokasi di Kecamatan Bulango Timur.
Roswaty mengatakan, untuk menunjang beroperasinya RPH ini, maka dibutuhkan Peraturan Daerah (Perda) tentang RPH.”Alhamdulillah kami sekarang sementara mempersiapkan draf Perda-nya, dan saat ini sedang digodok di Bagian Hukum Setda Kabupaten Bonebol,”kata Roswaty Agus, Kamis (24/5).
Dia menargetkan jika Perda RPH ini sudah selesai, maka tahun 2018 ini pemotongan sapi di RPH mulai action.”Namun sebelum itu, tentu kita akan melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan agar supaya pemotongan sapi itu dilaksanakan di RPH. Karena kedepan pemotongan sapi itu wajib dilakukan di RPH,”ujar Roswaty Agus.
Menurutnya, pemotongan sapi ini wajib dilakukan di RPH, selain tujuannya untuk menjaga agar tidak ada yang memotong sapi produktif, juga dalam rangka menjaga kualitas daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), tetap terjamin dengan baik.
Kedepan juga, untuk menarik agar supaya pemotong atau masyarakat yang mau melakukan pemotongan sapi di RPH, DPP Bonebol akan menyediakan alat transportasi untuk menjemput ternak sapi yang akan dipotong sekaligus akan mengantarkannya.
“Kita akan jemput dan antar menggunakan alat transportasi, termasuk sapi-sapi yang akan dipotong di hajatan-hajatan masyarakat, itu wajib dipotong di RPH,”tutup Roswaty Agus. (Hms/Kadir)