BONE BOLANGO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma menyatakan berbicara tentang pendidikan keluarga, maka pendidikan keluarga itu adalah yang pertama dan utama.
Pernyataan tersebut diutarakan Sekda Ishak Ntoma mewakili Bupati Bone Bolango saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi program pendidikan keluarga tingkat Kabupaten Bone Bolango tahun 2017, di New Rahmat Hotel, Kota Gorontalo, Jumat (21/7).
Sekda Ishak Ntoma mengatakan sesungguhnya pendidikan keluarga adalah mutlak dan wajib ditengah-tengah keluarga, karena menjadi pendidikan pertama dan utama. Dan ini mestinya harus kita renungkan bersama, mengapa? Karena kehidupan sekarang ini telah jauh dan sangat mengganggu tatanan kehidupan kita.
Begitu banyak tantangan dan ancaman, baik godaan maupun hambatan bagaimana kita membina keluarga menjadi sakinah, mawadah, dan warahmah. Itu sudah susah, karena dipengaruhi oleh kehidupan luar yang merasuki kehidupan kita. Mulai dari bangun pagi sampai tidur malam, itu kita selalu tidak pernah dihantui oleh persoalan yang sifatnya duniawi dan ekstrim karena pengaruh globalisasi.
Karena itu, lanjut Sekda Ishak Ntoma, dia sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi program pendidikan keluarga yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bone Bolango tersebut, karena mengingat begitu pentingnya pendidikan keluarga.
“Semoga kegiatan sosialisasi ini bisa membuka dan menggugah semangat kita untuk bagaimana membumikan ditengah-tengah kehidupan kita betapa pentingnya pendidikan keluarga. Karena mengingat saat ini begitu banyak godaan dan tantangan untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawadah, dan warahmah,”tutur Sekda Ishak Ntoma.
Sekda pun berharap lewat kegiatan sosialisasi ini, Insya Allah kedepan Bone Bolango semakin cemerlang dengan kepedulian dari para pengawas, kepala sekolah dan guru untuk menjadi orang-orang terdepan dalam membumikan isi dan aspek pendidikan keluarga yang berkualitas di Bone Bolango.”Untuk bagaimana membina dan mendorong keluarga kita dan tetangga kita dalam rangka mewujudkan pendidikan keluarga yang berkualitas di Bone Bolango,”tandas Sekda Ishak Ntoma.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Bone Bolango, Marni Nisabu, sangat mengapresiasi sosialisasi program pendidikan keluarga tersebut, karena sangat baik dan sangat relevan dengan apa yang menjadi program Presiden RI maupun Menteri Pendidikan. Menurutnya, ada empat hal yang menjadi prioritas di dalam pendidikan atau memajukan pendidikan di Indonesia, yakni pendidikan penguatan karakter, program Indonesia pintar, pendidikan vokasi, dan pemeratan pendidikan yang berkualitas.
Nah, program pendidikan keluarga ini adalah masuk di dalam pendidikan penguatan karakter. Bagaimana kita menguatkan pendidikan karakter, dimana di dalamnya harus ada tiga pilar, yaitu ada sekolah, keluarga, dan pendidikan kemasyarakatan.”Yang kami harapkan dari pendidikan keluarga ini, yaitu peningkatan prestasi di sekolah baik dari jenjang TK, SD, SMP, makanya kita tidak bisa pisahkan antara keluarga, masyarkat dan sekolah,”jelasnya.
Karena itu, Marni Nisabu berharap kegiatan sosialisasi program pendidikan keluarga yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, bisa dampak positifnya untuk para pengawas, kepala sekolah dan guru. Implementasinya di dalam peningkatan prestasi anak dan akan mengurangi hal-hal radikalisme di sekolah. Kemudian ada interaksi antara guru dan orang tua anak didik, kedepan ada implementasinya di lapangan.
Sebelumnya, Ketua panitia pelaksana, Hugen Suleman menjelaskan tujuan kegiatan sosialisasi itu, antara lain mensosialisasikan kebijakan dan program kepada lembaga masyarakat yang akan mendapat dana bantuan penguatan program pendidikan keluarga bagi lembaga masyarakat.
Selain itu, memberikan acuan bagi para pihak yang terlibat dalam penyaluran dana bantuan penguatan program pendidikan keluarga bagi lembaga masyarakat, meningkatkan pemahaman lembaga tentang program pendidikan keluarga melalui lembaga masyarakat, dan meningkatkan jumlah dan mutu layanan pendidikan keluarga di masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ini, lanjut Hugen Suleman, akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 21-22 Juli 2017, dengan jumlah peserta sebanyak 312 orang yang terdiri dari 2 angkatan yakni 156 orang angkatan I dan 156 orang angkatan II, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, yakni Kasubdit Kemitraan Direktorat Pendidikan Keluarga, Eko Budihartono.
”Peserta kegiatan sosialisasi ini, berasal dari PAUD sebanyak 131 orang, SD sederajat 112 orang, SMP sederajat 27 orang, dan 10 peserta untuk pendidikan non formal, serta 32 unsur pendidikan terkait Dikbud Bone Bolango, penilik PAUD, pengawas SD dan pengawas SMP,”jelasnya. (Humas/Kadir)