BONEBOL – Bupati Bone Bolango Hamim Pou menegaskan pengawasan intern pemerintah daerah sangat penting, sebagai salah satu fungsi manajemen pada organisasi penyelenggaraan pemerintahan.
Terlebih dalam mengawal dan mengoptimalkan kinerja dan pencapaian tujuan organisasi serta mencegah dilakukannya tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan amanah (good governance).
Penegasan ini disampaikan Bupati Hamim Pou pada sosialisasi risk management dan risk bassed internal audit dalam rangka percepatan peningkatan kapabilitas APIP dan maturitas penyelenggaraan SPIP menuju level 3 di lingkungan Pemkab Bonebol, di Aula Kantor Bappeda-Litbang Bonebol, Selasa (16/10).
Menurut Bupati Hamim Pou, penguatan fungsi pengawasan intern pemerintah daerah merupakan salah satu upaya yang perlu terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja pemerintah melalui manajemen penyelenggaraan pemerintah daerah yang sehat dan kuat. Sehingga dapat diandalkan dalam mengatasi persoalan-persoalan daerah.
“Sesuai dengan PP Nomor 79 tahun 2005 tentang pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, disebutkan bahwa esensi dari pengawasan atas penyelenggaraab pemerintahan daerah adalah menjamin agar pemerintahan daerah berjalan secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”urai Hamim Pou.
Sedangkan sesuai misi reformasi birokrasi berdasarkan Perpres Nomor 81 tahun 2010 tentang grand design reformasi birokrasi 2010-2025, antara lain melakukan penataan dan penguatan organisasi.Selain itu, penataan dan penguatan tata laksana, manajemen sumber daya manusia aparatur, pengawasan, akuntabilitas, kualitas pelayan publik, mind set dan culture set.
”Reformasi birokrasi dalam bidang pengawasan bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme,”papar Bupati Hamim Pou.
Pada kesempatan itu, Bupati Hamim Pou mengingatkan dan meminta kepada para pejabat pengelola keuangan daerah dalam semua tataran, untuk semakian meingkatkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan negara dan daerah.
“Semua resiko yang mungkin terjadi harus dipertimbangkan dan dihindari. Patutlah pada semua aturan yang ada sambil kita berupaya terus untuk meningkatkan kapabilitas APIP dan maturitas penyelenggaraan SPIP,”tegas Hamim.
Oleh karena itu, diakhir penyampaiannya Hamim berharap, kepada seluruh jajaran Inspektorat Kabupaten Bonebol agar terus menerus menjalin sinergitas dan kerjasama dengan BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo.
”Insya Allah selambat-lambatnya tahun 2019 peningkatan kapabilitas APIP dan maturitas penyelenggaraan SPIP kita di Bonebol bisa masuk pada level 3. Karena pada level tersebut APIP mampu menilai efisiensi, efektifitas, ekonomis suata kegiatan dan mampu memberikan konsultasi pada tata kelola manajemen resiko dan pengendalian intern,”pungkas Hamim Pou. (AKP)