BONE BOLANGO – Mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel yang merupakan tokoh nasional asal Kabupaten Bone Bolango, yang saat ini diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Utusan Khusus untuk hubungan dengan Jepang, melakukan peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur yang didesain menjadi Pasar Hewan di Kabupaten Bone Bolango yang berlokasi di Kecamatan Bulango Timur, Jumat (21/7).
Didampingi Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Rachmat Gobel sebelum meletakkan batu pertama pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur, mempersilahkan sejumlah peternak sapi yang hadir pada kesempatan itu, baik dari kaum bapak dan ibu untuk memulai lebih dulu peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi pasar rakyat tersebut. Setelah itu disusul Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan terakhir dirinya.
Sebelumnya, Rachmat Gobel dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan pasar rakyat ini merupakan bagian dari program Presiden RI Joko Widodo, yakni sebanyak 5.000 pasar di seluruh Indonesia, baik itu pasar baru maupun pasar yang direvitalisasi.
Menurutnya, program ini menjadi salah satu program nawacita Presiden RI untuk bagaimana mendorong perekonomian rakyat. Karena Presiden ingin membangun ekonomi itu dari pinggiran bukan dari pusat semata-mata.
Oleh karena itu, kata Rachmat Gobel, semua fasilitas dan infrastruktur harus dibangun di daerah-daerah yang memang betul-betul mempunyai potensi dan bisa mendorong potensi itu menjadi satu nilai tambah.
”Jadi program pembangunan sebanyak 5.000 pasar ini, termasuk untuk pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat di Bulango Timur ini merupakan keinginan dan program Presiden kita, dalam upaya membangun ekonomi dari pinggiran, terutama untuk mendorong perekonomian rakyat di daerah-daerah,”katanya.
Rachmat Gobel pun memberikan apresiasi terhadap keberanian Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang telah memprogramkan, memiliki visi dan berusaha tentang bagaimana mendorong ekonomi rakyat di Bone Bolango. Kata Rachmat Gobel, dulu sejak dirinya menjabat Menteri Perdagangan, Bupati Bone Bolango Hamim Pou itu, orangnya sangat aktif dan agresif bahkan sangat luar biasa, serta memiliki semangat dan kemauan yang luar biasa pula.
“Waktu saya masih Menteri Perdagangan, itu beliau sangat aktif dan berusaha datang ke Kantor Kementerian Perdagangan untuk bisa mendapatkan kesempatan maupun anggaran. Alhamdulillah apa yang diharapkan itu bisa direalisasikan,”tutur Rachmat Gobel dan mengatakan padahal sebelumnya Gorontalo kurang mendapatkan perhatian. Jadi adanya program pembangunan pasar rakyat di Bone Bolango ini, itu tidak lepas dari peran dan perjuangan serta lobi-lobi Bupati Bone Bolango Hamim Pou di Kementerian Perdagangan hingga saat ini.
Untuk itu, Rachmat Gobel menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang telah bisa mempergunakan kesempatan tersebut dengan baik. Meski pun dirinya saat ini sudah tidak lagi menjabat Menteri Perdagangan, tapi usaha dan lobi-lobi itu tetap jalan terus, sehingga tahun ini Kabupaten Bone Bolango kembali mendapatkan anggaran dari Kementerian Perdagangan, untuk pembangunan pasar rakyat di Bulango Timur, khusus untuk pasar hasil peternakan dan hasil pertanian.
“Tahapan sudah dilakukan pada hari ini, yakni peletakan batu pertama untuk pembangunan pasar hewannya. Nanti kedepan kita akan bangun tempat pemotongannya dan juga kita bangun industrinya, dan para peternak kita akan bangun mereka menjadi pengusaha ternak,”ujar Rachmat Gobel.
Sementara itu, Bupati Hamim Pou mengatakan kita patut bersyukur kepada Allah SWT, karena satu lagi berkah untuk Bone Bolango, yakni dimulainya pembangunan pasar rakyat di Bulango Timur, yang kita khususkan dan kita identikan menjadi pasar sapi atau pasar hewannya Kabupaten Bone Bolango.
Kata Bupati Hamim Pou, kenapa pasar hewan ini harus di bangun di Bone Bolango? Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu para peternak sapi di wilayah Bone Bolango. Karena selama ini para peternak sapi di Bone Bolango kalau mau jualan sapi mereka, itu harus pergi ke pasar hewan Pulubala, Batudaa Kabupaten Gorontalo. Itu jauh sekali tempatnya bahkan ada yang sampai ke Paguyaman, Kabupaten Gorontalo.
Anehnya, lanjut Bupati orang Bone Bolango yang jualan sapi disana, tapi yang beli orang Bone Bolango juga. Akhirnya sapi yang tadinya di bawa dari Bone Bolango, di bawa pulang lagi ke Bone Bolango. Karena itulah, kenapa dibuat pasar hewan di Bulango Timur, Bone Bolango.”Pasar hewan ini kita buat disini dan sebentar lagi akan kita bangun juga rumah potong hewan. Jadi ada pasarnya, ada rumah potong hewannya disini,”ujar Hamim Pou. (Humas/Kadir)