BONE BOLANGO – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango melalui program peningkatan efisiensi perdagangan dalam negeri, dalam hal ini pengembangan pasar dan distribusi barang atau produk lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017, kembali melakukan pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur di Kecamatan Bulango Timur.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho, pada peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur, Jumat (21/7), mengatakan maksud pemerintah melakukan pembangunan revitalisasi Pasar Rakyat Bulango Timur tersebut adalah untuk mempermudah pelayanan masyarakat dalam distribusi perdagangan dan jasa dan transaksi perdagangan yang reprentatif.
Sementara tujuannya adalah untuk menciptakan suasana pasar rakyat yang sehat, bersih dan nyaman, dan mendukung pengembangan holding ground pengembangan peternakan dengan menjadikan pusat layanan suplay dan distribusi ternak sehat dan daging segar.
Dihadapan mantan Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel dan Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Basir Noho menyebutkan adapun sumber pendanaan dari pembangunan revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur ini bersumber dari Pagu DAK tahun anggaran 2017, senilai Rp 1.612.683.000 atau Rp1,6 miliar dengan pelaksana CV. Gita Agribisnis dan waktu pelaksanaan selama 150 hari kerja.
Lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan kios 4 unit, kantor 1 unit, pekerjaan Los 50 petak, gudang 1 unit, mushallah, toilet dan tempat wudhu, cooling storage, dan pekerjaan penunjang lainnya seperti parkir dan lain sebagainya.“Revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur ini dibangun dilahan seluas 4.113 m², total luas bangunan 1.421 m²,”jelas Basir Noho.
Basir menambahkan selain membangun revitalisasi pasar rakyat Bulango Timur, pihaknya juga lewat Pagu DAK tahun anggaran 2017 melakukan revitalisasi pasar rakyat Mopuya Kecamatan Bulawa dengan anggaran senilai Rp 1.017.285.000. (Humas/Kadir)