Bone Bolango - Penanggulangan kemiskinan merupakan masalah pokok nasional dan menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesejahteraan sosial.

Hal ini diutarakan Sekda Bone Bolango Ishak Ntoma pada kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program keluarga Harapan (PKH) dan KUBE Reguler tahun 2017, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan KUBE senilai Rp1,7 miliar oleh Kementerian Sosial (Kemnsos) RI melalui Direktur Penanganan Fakir Miskin Pedesaan, Naziarto kepada 60 KUBE PKH dan KUBE reguler 25 kelompok hasil verifikasi tahun 2016, di Gedung Koperasi Kartini Kabila, Senin (9/10).

Sekda mengatakan Kemensos RI merupakan bagian dari lembaga yang berfokus pada program pembangunan kesejahteraan sosial melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan diantaranya melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Lanjut usia (LU).

Selain itu, Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dan Program Pemberdayaan Fakir Miskin (PPFM) dengan pendekatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebagai ikon media pemberdayaan fakir miskin dalam mewujudkan sistem ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan Rumah Tangga Miskin (RTM).

Menurutnya, pemberdayaan fakir miskin merupakan salah satu upaya strategis nasional dalam mewujudkan sistem ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial dan melindungi hak asasi manusia terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

Kata Sekda, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Sosial sebagai bagian dari lembaga yang berfokus pada program pembangunan kesejahteraan sosial melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat miskin.

Salah satu program yang dilaksanakan adalah menyelenggarakan Program Pemberdayaan Fakir Miskin (P2FM) dengan pendekatan KUBE dengan pemberian modal usaha yang disalurkan melalui perbankan, dengan penguatan modal usaha untuk memfasilitasi kelompok fakir miskin yang telah diwadahi dalam KUBE untuk mengelola Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Ishak menjelaskan KUBE adalah kelompok warga atau keluarga binaan sosial yang dibentuk oleh warga atau keluarga binaan sosial yang telah dibina melalui proses kegiatan prokesos untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya.

Sejak tahun 2014 di Kabupaten Bone Bolango, sebut Sekda, itu ada 120 KUBE PKH dengan 1.200 RTM, tahun 2015 204 KUBE PKH dengan 2.040 RTM untuk perdesaan dan 125 KUBE PKH 1.250 RTM perkotaan.

Tahun 2016 ada 60 KUBE PKH dengan 600 RTM, dan di tahun 2017 60 KUBE PKH dengan 600 RTM.

Di tahun 2015, PKH Kabupaten Bone Bolango mendapatkan award terkait dengan komitmen pemerintah daerah terhadap pengalokasian dana sharing terhadap Program Keluarga Harapan (PKH) di daerah ini.

Oleh karena itu, Sekda Ishak Ntoma berharap melalui kegiatan bimtek tersebut agar kelompok penerima manfaat dapat menggunakan bantuan KUBE dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan berlaku sesuai pengajuan proposal kelompok, serta mengingatkan pentingnya pelaporan dari pengunaan dana bantuan stimulus KUBE tersebut.

“Diharapkan dengan pelaksanaan bimtek penerima manfaat KUBE PKH di Kabupaten Bone Bolango ini membuat para anggota KUBE menjalankan kelompok usahanya dengan sungguh-sungguh dan meningkatkan rasa kebersamaan antar anggota kelompok dalam menjalankan usaha kube tersebut,” harap Sekda.

Sekda menambahkan KUBE sebagai mitra pemerintah harus dapat bekerjasama dalam menurunkan tingkat kemiskinan melalui peningkatan produktifitas ekonomi secara terpadu dan bersinergi dengan berbagai kegiatan usaha ekonomi agar masyarakat secara pro aktif melakukan kegiatan usaha secara berkelanjutan. (Hms/Kadir/Sof)