Bone Bolango – Sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tilongkabila peraih penyaji musik etnik tradisional terbaik di Surabaya tahun 2017, bakal tampil mengisi Matsuyama Spring Festival pada bulan April 2018 mendatang.

Hal ini diutarakan Bupati Bone Bolango Hamim Pou saat menghadiri syukuran atas diraihnya kemenangan penyaji musik etnik terbaik nasional tahun 2017 di Surabaya, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan satu set drum band dari pemerintah daerah Kabupaten Bone Bolango untuk sekolah itu, Selasa (10/10).

Hamim mengatakan, karena SMPN 1 Tilongkabila ini telah menjadi penyaji musik etnik tradisional terbaik nasional, maka Pemkab akan kirim ke luar negeri, yakni ke Jepang.

“Jadi adik-adik penyaji musik etnik tradisional terbaik nasional SMPN 1 Tilongkabila ini, kita akan kirim untuk tampil pada Matsuyama Spring Festival (MSF) di Matsuyama University Jepang pada bulan April 2018 mendatang,”katanya.

Hamim Pou mengungkapkan tentu ini sebagai wujud apresiasi pemerintah daerah untuk keberhasilan SMPN 1 Tilongkabila. Menjadi kebanggaan kita semua ketika Matsuyama University memilih musik etnik tradisional SMPN 1 Tilongkabila bisa tampil di Matsuyama Spring Festival.

“Apalagi musik etnik tradisional yang dinilai paling layak dijual, paling unik dan menarik itu adalah musik etnik Kabupaten Bone Bolango, yakni dari SMPN 1 Tilongkabila,” ungkap Bupati Hamim Pou.

Hamim menyebutkan, dengan mengikuti Matsuyama Spring Festival diharapkan budaya Gorontalo semakin dikenal luas di negara luar, khususnya di Jepang.

”Paling penting adalah ini akan berdampak pada kunjungan wisatawan manca negara, khususnya dari Jepang ke Kabupaten Bone Bolango dimasa-masa mendatang,” tutupnya. (Hms/Kadir/Sof)