BONEBOL– Produksi padi di Kabupaten Bone Bolango selama tahun 2017 mengalami kenaikan, berdasarkan data yang dirilis Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bone Bolango (Bonebol) produktifitas padi naik 54.03 kuwintal per hektar (ku/ha) dibandingkan tahun 2016 silam yang hanya 52,56 ku/ha.
“Ini berbanding terbalik dengan hasil yang diperoleh kabupaten/kota lainnya yang semuanya mengalami penurunan produkutifitas pada tahun 2017,”jelas Kepala BPPT Ir Awaludin Hippy pada kegiatan gerakan tanam padi bersama di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Selasa (6/2).
Dikatakannya, produktifitas padi di Kabupaten Bone Bolango meningkat dibandingkan dengan kabupaten/kota lain se Provinsi Gorontalo yang mengalami penurunan selama tahun 2017.
Kenaikan produksi padi ini pun diapresiasi Bupati Bonebol Hamim Pou. Bupati mengatakan, meski produksi meningkat hingga 54,03 namun masih terbuka lebar untuk menaikan produksi. Angkanya bisa sampai 60 ku/ha, alasanya karena Bonebol punya sumberdaya yang tersedia, sawahnya kelas satu, sumber air mengalir sepanjang tahun.
“Petani harus 3 kali menanam dalam satu tahun. Tentunya dengan menaikan kuantitas menjadi tiga kali panen, produksinya akan meningkat dan tentunya muaranya akan berdampak pada pendapatan petani,”ujar Hamim.
Sementara itu, untuk menjaga produktifitas padi Hamim Pou menyampaikan, bahwa di Kabupaten Bone Bolango telah ada Perbup untuk menghindari alih fungsi lahan produktif menjadi rumah, atau toko.“Jika tetap dibangun, pemernitah daerah tidak akan menerbitkan IMB-nya,”tegasnya. (Hms/Afik/Kadir)