Bone Bolango  Sebagai upaya untuk menjaga inflasi daerah, pemerintah daerah melalui Bagian Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Bone Bolango menyelenggarakan rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) semester II tahun 2017.

Rapat koordinasi TPID yang dirangkaikan dengan sosialisasi penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) Non Subsidi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bone Bolango itu, berlangsung di ruang Huyula Kantor Bupati Bone Bolango, Senin (4/12).

Sekretaris Daerah (Sekda) Ishak Ntoma yang juga selaku Ketua TPID Kabupaten Bone Bolango saat membuka rapat koordinasi tersebut, mengatakan TPID mempunyai peran, antara lain memantau perkembangan harga komoditas, terutama harga pangan, serta mengevaluasi sumber-sumber dan tekanan inflasi.

Sekda mengungkapkan keberadaan TPID adalah pengendalian harga komoditas atau dengan kata lain TPID menjadi semacam jembatan untuk menghubungkan permintaan (demand) dan pemasukan (supply), terutama kebijakan terkait produksi dan distribusi barang.”Artinya TPID memiliki peran sebagai penjaga stabilitas harga,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ishak Ntoma keberadaan TPID diharapkan untuk terus melakukan koordinasi dalam rangka terlaksananya tugas dan fungsinya, termasuk pengevaluasi terhadap tekanan inflasi daerah, mendukung penyampaian rekomendasi, sasaran dan pertimbangan yang mendukung pencapaian sasaran inflasi kepada pemerintah pusat dan Bank Indonesia.

Menurutnya, melalui momentum rapat koordinasi yang strategis ini, kita dapat mengevaluasi pelaksanaan perekonomian, terhadap tekanan inflasi daerah dan pengendaliannya tentunya merupakan kerja keras bersama. Keterlibatan seluruh pelaksana penanggungjawab untuk terus berperan aktif dalam pengendalian inflasi daerah baik di tingkat kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut serta menjaga stabilitas harga.

“Melalui rapat koordinasi ini dapat diketahui apa yang telah dicapai pada tahun ini dalam pengukuran kinerja TPID tahun 2017, dan apa yang menjadi kendala dan solusi apa yang telah dilakukan sehingga program kerja TPID di tahun mendatang, kita dapat merencanakan perekonomian yang lebih baik berdasarkan pengalaman di tahun ini untuk mewujudkan tujuan kita bersama yaitu Bone Bolango Cemerlang,” ujarnya.

Olehnya itu, dalam pelaksanaannya perlu adanya dukungan bersama serta manajemen data yang baik dan pengendalian inflasi diperlukan koordinasi yang kuat antara Bank Indonesia dengan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah dan sebaliknya.

Dengan demikian sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah diharapkan digunakan oleh masyarakat dan pelaku ekonomi sebagai tingkat inflasi ke depan, yang kemudian sebagai dasar perhitungan dan penetapan harga serta keputusan bisnis lainnya oleh pelaku ekonomi. 

Sekda pun meminta kepada semua pelaksana kegiatan khususnya TPID berperan aktif dalam menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan keefektifan komunikasi dalam mengelola ekspektasi, yang pada akhirnya mendukung pengendalian inflasi nasional.”Gunakan dan maksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya, jangan menunda walau hanya sekejab waktu yang terlewati dengan sia-sia,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Ekbang Setda Kabupaten Bone Bolango, Lukman A. Daud menjelaskan rapat koordinasi TPID ini bertujuan untuk menginventarisasi permasalahan pengendalian harga yang perlu menjadi prioritas untuk ditangani.

Menurutnya, dalam pengendalian inflasi daerah ini perlu dibangun komunikasi seluruh unsur yang terkait dengan TPID sesuai tugas dan fungsinya masing masing. Hal ini untuk menjaga ketersediaan bahan makanan pokok dan bahan bakar minyak yang dapat memicu inflasi kearah negatif sekaligus mengkoordinasikan ke Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Pantauan di lokasi, kegiatan rapat koordinasi TPID yang dirangkaikan dengan sosialisasi penggunaan LPG Non Subsidi untuk ASN tersebut, dihadiri Asisten I Taufik Sidiki, Asisten II Tanwir Ali, Asisten III Syarifuddin Uloli, para pimpinan OPD, camat, para Sekretaris OPD, Kepala Puskesmas, serta dari unsur Bank Indonesia, Bulog, BPS, dan Pertamina. (Hms/Kadir/Sof)