BONEBOL – Peningkatan dan penambahan manfaat dari program perlindungan Badan Penyenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau yang kini dikenal dengan BP Jamsostek diapresiasi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango (Bonebol).
Hal ini sebagaimana diutarakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango Ishak Ntoma pada rapat kerja sama operasional penetapan peserta informal bagi pekerja rentan melalui APBD Bone Bolango tahun anggaran 2020, di Kantor Bupati Bone Bolango, Rabu (29/1/2020).
Sekda pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BP Jamsostek Cabang Gorontalo dengan adanya peningkatan manfaat santunan yang diberikan kepada warga Bone Bolango yang terdaftar dalam kepesertaan BP Jamsostek sektor informal, terutama pekerja rentan yang dibiayai preminya lewat APBD Bone Bolango.
“Santunan yang diberikan BP Jamsostek kepada peserta sungguh sangat bermanfaat dan spektakuler, serta luar biasa karena sudah dirasakan manfaatnya oleh warga kita. Ini tentu bukti dan kerja keras kita dengan adanya kerja sama antara Pemkab Bone Bolango dan BP Jamsostek Cabang Gorontalo,”ujar Sekda Ishak Ntoma.
Tidak hanya warga yang merasakan, bahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau anggota Kopri Bone Bolango yang didaftarkan sebagai peserta BP Jamsostek kerja sama Korpri Bone Bolango dengan BP Jamsostek Cabang Gorontalo yang belum sebulan didaftarkan dan meninggal dunia.
”Alhamdulillah ahli warisnya mendapatkan santunan kematian dari BP Jamsostek sebesar Rp42 juta. Padahal iuran yang dibayarkan hanya Rp13.000. Siapa yang tidak merasa gemas melihat. Karena itu kita harus menangkap peluang seperti ini,”tutur Sekda Ishak Ntoma.
Olehnya itu, Sekda menegaskan kepada semua pimpinan OPD sampai di tingkat Camat dan Kepala Desa harus berperan aktif untuk membayar iuran kepesertaan BP Jamsostek. Terutama OPD dan Kecamatan agar membayar iuran Kopri karena dari situlah ambil iuran kepesertaan BP Jamsostek untuk anggota Kopri.
“OPD dan kecamatan kiranya merespon apa yang sudah ada. Mari kita tangkap peluang untuk kita bisa mendapatkan pelayanan dan santunan dari BP Jamsostek,”tegas Sekda Ishak Ntoma.
Sementara itu, Kepala BP Jamsostek Cabang Gorontalo Teguh Setiawan menambahkan bahwa pemerintah berkeinginan untuk meningkatkan manfaat layanan bagi para pekerja yang merupakan peserta BP Jamsostek. Salah satunya adalah sudah diterbitkannya Nomor 82 Tahun 2019 tentang perubahan atas PP Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program JKK dan JKM yang telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 2 Desember 2019.
“Dengan diterbitkannya PP tersebut manfaatnya sudah sama-sama kita rasakan, terutama para pekerja maupun para ahli waris. Buktinya anggota Korpri Bone Bolango yang belum sebulan didaftarkan sebagai peserta BP Jamsostek dan meninggal dunia, itu ahli warisnya mendapatkan santunan Rp42 juta dan itu sudah direalisasikan,”tambah Teguh Setiawan. (AKP)