BONEBOL – Bupati Bone Bolango (Bonebol), Provinsi Gorontalo, Hamim Pou meminta kepada pengelola maupun pemilik cafe atau warung remang-remang, baik yang memiliki izin atau tidak yang berada di wilayah Kabupaten Bonebol untuk tidak membuka usahanya selama bulan Ramadhan.
“Saya minta cafe maupun warung remang-remang yang memperkerjakan ledis di bulan Ramadhan, itu ditutup,”tegas Bupati Hamim Pou saat diwawancarai, disela menghadiri pemusnahan barang bukti minuman keras (Miras) hasil operasi Pekat Polres Bonebol selama tahun 2017-2018, di Mapolres Bonebol baru-baru ini.
Bahkan Hamim menginginkan, setelah Ramadhan nanti wilayah Bonebol, sudah steril dari usaha-usaha cafe maupun warung remang-remang dan pekerja seks komersial (PSK) tidak lagi melakukan praktek di daerah itu.“Warning bagi warga Bonebol, bahwa saat ini telah terjadi peningkatan jumlah pengidap AIDS. Ada ketambahan 10 pengidap penyakit AIDS di Bonebol,”tegas Hamim Pou.
Hamim mengungkapkan, pengidap AIDS ini seperti fenomena gunung es. Jika kita temukan 10 orang, itu bisa saja ada 10 kali lipat. Olehnya itu, mari kita melakukan praktek seks yang sehat dan berhubungan dengan pasangan yang sah, yakni istri atau suami masing-masing.
Berdasarkan, data dari KPA Provinsi Gorontalo hingga bulan Maret 2018, bahwa angka pengidap HIV sebanyak 161 orang dan pengidap AIDS sebanyak 202. Dimana pengidap HIV/AIDS terbesar ada di Kota Gorontalo dengan 141 orang. Disusul oleh Kabupaten Gorontalo 73 orang dan Kabupaten Boalemo 48 orang. Sementara untuk Kabupaten Pohuwato 41 orang, Bonebol 38 orang dan Gorontalo Utara 22 orang.
Lebih lanjut, Hamim dengan tegas mengatakan, jika nanti ada kedapatan pengelola cafe atau warung remang-remang yang tetap membuka usahanya dan memperkerjakan PSK, pemerintah daerah bersama-sama dengan aparat kepolisian dari Polres Bonebol akan melakukan penutupan tempat usahanya tersebut.
“Ini tegas saya sampaikan, kita akan tutup usahanya. Apalagi sudah beberapa kali diperingatkan kepada mereka para pengelola cafe maupun tempat hiburan malam di wilayah Bonebol,”tegas Hamim.
Kita akan cabut izin usahanya dan kita tidak akan berikan izin lagi. Apalagi izin yang diberikan, itu izinnya restaurant maupun rumah makan, tapi ada penyalahgunaan izin untuk hal-hal yang tidak baik.
Hal ini juga untuk mencegah dan meminimalisir tindak kriminal yang bisa saja terjadi di wilayah Bonebol. Karena pada faktanya Bonebol berbatasan dengan Kota Gorontalo. Peristiwa kriminal itu sering ada di perbatasan di wilayah Kota Gorontalo, tapi pecahnya ada di Bonebol.
“Kelurahan Pauwo Kecamatan Kabila itu, berhadapan langsung dengan Kelurahan Tamalate Kota Gorontalo. Nah, di perbatasan itu banyak sekali kompleks-kompleks rumah makan yang berubah fungsi menjadi cafe-cafe yang di datangi oleh wanita-wanita PSK,”pungkas Hamim Pou. (Hms/Kadir)